Dalam setiap kegiatan bisnis atau usaha, posisi marketing atau salesman adalah ujung tombak dari berjalannya kegiatan bisnis apakah dapat berjalan dengan sukses ataupun tidak. Dengan strategi pemasaran yang baik dan terencana dengan matang, perusahaan akan memiliki kesempatan untuk menjaring banyak konsumen sehingga otomatis penjualan dan keuntungan akan meningkat.

Untitled Staff salesman sebagai pasukan terdepan, adalah para pemegang peranan penting di sebuah perusahaan untuk menjaring lebih banyak konsumen sehingga sepak terjangnya tidak boleh dianggap remeh. Misi utama dari setiap salesman adalah untuk membujuk seseorang agar tertarik untuk membeli produk yang dijual oleh sebuah perusahaan serta mempromosikannya ke sebanyak mungkin orang. Untuk menunjang misi tersebut, seorang salesman harus menguasai keahlian komunikasi. Berikut ini adalah beberapa teknik komunikasi yang efektif untuk para salesman, seperti dilansir ahlipresentasi.com.

Pertama, ciptakan komunikasi yang lancar dan cair dengan melihat kesamaan dari lawan bicara. Kesamaan ini bentuknya bisa bermacam-macam seperti memiliki hobi yang sama, pernah tinggal di kota yang sama, pernah menuntut ilmu di sekolah yang sama, atau bahkan mengenal seseorang yang sama. Kesamaan inilah yang harus Anda gali dari calon konsumen sehingga mereka merasa nyaman ketika berkomunikasi dengan anda. Jika calon konsumen sudah merasa nyaman, maka sebagian besar presentasi produk yang akan anda sampaikan akan lebih mudah diterima oleh calon konsumen. Contoh paling mudah dalam menggali kesamaan adalah dengan melihat keadaan sekitar, jika anda melihat orang tersebut gemar berkebun dan anda memiliki sedikit pengetahuan yang berhubungan dengan tanaman, maka hal tersebut bisa anda jadikan topic untuk mencairkan pembicaraan.

Kedua, perkuat presentasi yang anda sampaikan selalu ingat untuk menggunakan 3 V yaitu verbal, visual, dan vocal. Verbal adalah pilihan bahasa yang kita gunakan. Contohnya: Kita bisa menggunakan bahasa pergaulan yang sedang trend jika sedang melakukan presentasi pada anak muda atau remaja. Kedua adalah visual. Visual yang dimaksud disini adalah mulai dari penampilan anda, cara berpakaian, dan bahasa tubuh ketika sedang menyampaikan sesuatu. Jangan ragu untuk menggunakan gerakan tangan atau ekspresi wajah ketika untuk memvisualisasikan apa yang anda presentasikan. Terakhir adalah vocal. Vocal adalah nada bicara. Nada bicara yang bersahabat, hangat, dan tidak dibuat-buat tentu akan sangat membuat nyaman calon konsumen.

Ketiga, cobalah untuk bersikap sedikit humoris pada lawan bicara anda. Gunakan humor, joke, atau anekdot yang membuat orang lain tertawa terbukti dapat mencairkan suasana dan membuat lawan bicara menjadi lebih lunak kepada anda. Namun yang harus anda ingat adalah untuk tidak melontarkan lelucon yang mengandung SARA, menyingung fisik, guyonan mesum, atau lelucon yang berlebihan dan terlalu dibuat-buat. Menceritakan sebuah kejadian lucu yang menimpa anda di masa lalu sudah sukup untuk menghadirkan humor untuk membuat rileks selama proses presentasi yang sedang anda lakukan.

Selamat berlatih!

Share Button
http://publicspeaking.co.id/wp-content/uploads/2015/12/Untitled3.jpghttp://publicspeaking.co.id/wp-content/uploads/2015/12/Untitled3-300x227.jpgTrainerSales & Business PresentationDalam setiap kegiatan bisnis atau usaha, posisi marketing atau salesman adalah ujung tombak dari berjalannya kegiatan bisnis apakah dapat berjalan dengan sukses ataupun tidak. Dengan strategi pemasaran yang baik dan terencana dengan matang, perusahaan akan memiliki kesempatan untuk menjaring banyak konsumen sehingga otomatis penjualan dan keuntungan akan meningkat. Staff...website pembelajar public speaking indonesia