Senyum adalah kata yang sederhana namun indah, menarik hati, menyenangkan, dan menggembirakan. Menurut definisi ilmiah, senyum adalah “ekspresi wajah yang dibentuk oleh tarikan otot terutama pada otot-otot di kedua ujung mulut kita”.

Tapi sesungguhnya, senyum adalah komunikasi dari hati yang terekspresi melalui seluruh wajah kita. Senyum yang tulus adalah sebuah bahasa universal yang dikenali oleh seluruh budaya di dunia dengan persepsi yang sama. Senyum adalah alat transaksi yang paling bernilai di muka bumi. Dalam senyuman terpancar sikap dan tindakan positif, keramahan, kegembiraan, kesopanan, dan rasa hormat.

Dalam dunia medis telah dibuktikan bahwa senyum merangsang otak untuk memproduksi sebuah hormon yang berkhasiat mengurangi rasa sakit, baik fisik maupun psikis. Karena itulah ada ungkapan “senyum itu sehat”.

Mampu tersenyum dalam kegagalan, kesedihan, dan kekonyolan, adalah salah satu cara terbaik untuk tetap bertahan hidup dan menggapai kebahagiaan. Karena itu ada syair sebuah lagu: “bila bebanmu terasa berat, hadapilah dengan senyum…”

Bila kamu tak mampu bersedekah dengan harta, bersedekahlah dengan senyum. Senyum tak memerlukan biaya, tapi banyak manfaatnya. Meski kelihatannya sederhana, dampaknya bisa luar biasa. Senyum dapat menyemangati mereka yang putus asa, dan menjadi obat penenang bagi jiwa yang sengsara.

Di tengah kondisi bangsa yang sedang susah, senyum kita kepada sesama sungguh merupakan suatu berkah. Tersenyumlah, maka apapun yang terjadi dunia tetap terasa indah!

 

~Frans Budi Santika

Share Button