(Be Aware Of Your Self-Talk)

Saya terkejut mendengar pasangan  bunuh diri di sebuah kamar hotel di Sumatra Utara. Masih dalam penyelidikan apakah mereka sepasang suami istri atau sepasang kekasih. Terlepas dari semua itu saya ingin membahasnya dalam kerangka atau terkait sebuah ‘self-talk’ atau berbicara dengan diri sendiri.

Dari kasus bunuh diri diatas ternyata dugaan sementara adalah karena tidak direstuinya hubungan mereka oleh orang tuanya. Berikut tulisan dari pria yang melakukan bunuh diri tersebut yang saya kutip dari tribun online.

“Ketika semua mengetahui apa yang terjadi mungkin kalian menganggap aku adalah orang paling bodoh dan tolol yang pernah anda kenal,” tulisnya dalam akun pribadinya”

“Aq tau dunia tak selebar daun kelor. Yang aku lakukan ini adalah pembuktian suatu perjuangan mempertahankan dan kesungguhan,” tambahnya lagi.

Kemungkinan besar itulah kata-kata yang ada dalam pikirannya dan kemungkinan besar kalimat itu sering dikatakan berulang-ulang kepada dirinya. Kalimat yang menginstruksikan kepada dirinya untuk bunuh diri.

Pada kasus bunuh diri lain bisa saja self-talk nya seperti ini ;

“Lebih baik aku mati dari pada aku tidak menikah dengannya”

“Rasanya hidupku tidak berguna jika hidup tanpa bersamanya”

“Kamu jahat sudah meninggalkanku. Lebih baik aku mati saja”

“Kematian lebih baik daripada aku harus menanggung malu”

“Kenapa kamu tega meninggalkanku. Aku lebih baik mati jika hidup tanpamu”

Jika kalimat ini terus diulang atau mengalami repetisi maka akan sangat dasyat dampaknya.

Seandainya kalimat tersebut di ‘reframing’ atau dibingkai ulang menjadi lebih positif dan memberdayakan, kemungkinan ceritanya akan lain dan bahkan bisa memberdayakan dirinya.

“Masih banyak lelaki lain di dunia ini yang lebih baik darimu”

“Aku masih bisa hidup tanpamu, bahkan aku bisa mendapatkan pengganti yang lebih baik dari kamu”

“Kamu pasti bahagia dengan lelaki pilihanmu. Tapi aku bisa lebih bahagia dari kamu”

“Aku bisa membuktikan bahwa aku bisa lebih sukses dari kamu”

So, sebuah kalimat bisa berakibat fatal. Itulah sebuah kekuatan kata-kata. Sebuah self-talk, inner dialog atau  berbicara dengan diri sendiri yang bisa memberdayakan atau justru menghancurkan.

Selamat sore….

Selamat rehat…

Salam Sukses dan Berdaya

Terima Kasih,

Didin S. Winata

Share Button