Menjaga Penampilan Itu Bukan Dosa….

Cerdas Berpenampilan

By : Didin S Winata

Tidak bisa dipungkiri berbusana merupakan hal yang krusial. Namun banyak diantara kita tidak mengetahuinya, mungkin sedikit yang menyepelekan atau bahkan tidak sadar ketika berbusana.

Terlebih jika Anda adalah sebagai Pembicara, Marketer, Sales, Pebisnis, Trainer, Executive atau Bahkan Motivator.

Berbusana dengan cerdas adalah salah satu syarat mutlak agar Anda bisa dihargai oleh audien serta memberikan kesan yang baik bagi audien atau lawan bicara.

Atau jika Anda sebagai Negosiator maka gaya atau cara berpakaian Anda dapat berpengaruh terhadap negosiasi dengan klien Anda. Ataupun jika Anda sebagai Executive maka penampilan dan cara berpakaian juga dapat berpengaruh terhadap kewibawaan Anda. Bahkan jika Anda berpakaian tepat Anda akan nampak elegan dan berkharisma. Maka citra diri Andapun akan meningkat.

Berbusana merupakan bentuk komunikasi non verbal yang sangat penting. Dalam waktu 1-10 detik pertama akan sangat mempengaruhi lawan bicara Anda. Lawan bicara akan menilai diri Anda. Apakah Anda cukup meyakinkan, cukup kredibel dimata lawan bicara atau tidak tidak meyakinkan dan dianggap tidak kredibel oleh lawan bicara Anda ?

Berbusana juga merupakan petunjuk Artifaktual dalam komunikasi. Petunjuk ini meliputi segala macam hal terkait dengan penampilan (Appearance), seperti potongan tubuh, pakaian yang dikenakan, baju, pangkat dan atribut-atribut lainnya.

Maka jangan sepelekan ketika berbusana, kepantasan dan kesesuaian menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui.

Cerdas dan mengetahui bagaimana mempadupadankan (mix and match) dalam berpakaian merupakan modal penting untuk Anda sebagai Pembicara, Trainer, Public Speaker, Sales, Marketer, Pebisnis atau seorang Motivator, atau apapun profesi anda yang mengharuskan Anda tampil di depan umum dan berbicara dengan banyak orang.

Selain itu, kepantasan pakaian tersebut ketika tampil dimuka umum atau audiens menjadi hal yang sangat krusial. Perhatikan jenis pakaian Anda, baik dari segi warna apakah sudah pudar atau belel? dari segi motif apakah sudah usang atau ‘out of up to date’? Apakah sepatu Anda sudah disemir mengkilat? Pastikan kancing baju Anda tidak terlepas saat berpakaian ! Apakah baju Anda terlalu ‘casual’ untuk tampil di depan audiens yang eksekutif? Apakah baju Anda sudah masuk kedalam celana dengan rapi? dsb….

Memang semua di atas bukanlah perbuatan dosa secara agama, namun untuk ‘Public Speaking’ sepertinya kurang pas karena tentunya semua itu akan dilihat dan dirasakan oleh audiens dan itu bisa dikategorikan perbuatan “dosa” dalam ‘public speaking’… Hehe… Jika penampilan Anda prima maka audiens pun akan senang dan menambah fokus pada materi Anda. Disamping itu, kredibilitas Anda sebagai pembicarapun akan meningkat.

Saya pernah melihat dan menyaksikan seorang trainer dengan penampilan seadanya. Memang saat itu training dilakukan pada saat hari libur. Saat itu trainer memakai celana jins dan baju kotak-kotak yang menurut saya sudah sangat usang dan kurang pantas untuk di pakai untuk memberikan training. Saya perhatikan kancing bajunya terlepas yang menambah kurang rapinya penampilan. Sepatunyapun sudah tampak usang dan bagian bawahnya sudah terlihat menipis. Sangat kurang menarik, apalagi training dilakukan di sebuah hotel berbintang. Belum lagi rambut yang tidak tersisir dengan rapi. Beruntung sang trainer membawa sebuah Jaket hitam dan cukup bisa menutupi baju kotak-kotaknya yang terlihat usang.

Hal penting lainnya, perhatikan rambut Anda, sisirlah dengan rapi dan jika perlu mengacalah setiap waktu ‘coffee break’ dan ketika ke toilet. Guntinglah rambut Anda sebelum acara training, serta catlah rambut Anda jika perlu. Pakailah minyak rambut jika perlu. Hal ini akan membantu Anda tampak segar dan ‘fresh’. Walaupun Anda bukan artis, namun saat itu Anda adalah ‘artis’ bagi audien Anda.

Sebagai Trainer, penting bagi Anda untuk berinvestasi pada pakaian. Jika perlu belilah baju, khusus untuk di pakai untuk satu kali even training pada even besar dan special. Percayalah, harga baju yang Anda beli nilainya tidak seberapa dengan nilai nominal training Anda. Misalkan nilai nominal training Anda puluhan atau ratusan juta, sedang harga sebuah baju hanya ratusan ribu saja. Namun mempunya efek yang sangat besar terhadap training Anda. Anda akan terlihat profesional dan menarik di depan audiens.

Percayalah, audiens Anda bukan hanya mendengar suara dan menikmati materi training Anda. Seluruh audiens pun akan melihat dan menikmati penampilan Anda, terutama sekali untuk si visual yang memang senang dengan gambar dan warna yang menarik.

Satu lagi yang penting, agar wajah Anda terlihat fresh saat training, usaplah wajah Anda sesekali dengan sapu tangan Anda jika wajah Anda sudah tanpak berminyak.

clothes like are a good meal, a good movie, great pieces of music
● michael kors ●

if you’re not comfortable in your own skin, you won’t be comfortable in your own clothes
-iris apfel –

So, mari lebih ‘care’ dan ‘smart’ dalam berbusana dan berpenampilan. Bukan hanya akan menambah kepercayaan diri namun akan menunjukan jati diri Anda tentunya.

Salam cerdas berbusana.

Thanks… Arigatoo..

DSW
Trainer of Public Speaking&Self Confidence

Share Button
http://publicspeaking.co.id/wp-content/uploads/2018/02/cedas-penampilan.jpghttp://publicspeaking.co.id/wp-content/uploads/2018/02/cedas-penampilan-150x150.jpgAdminGeneral CommunicationMenjaga Penampilan Itu Bukan Dosa.... Cerdas Berpenampilan By : Didin S Winata Tidak bisa dipungkiri berbusana merupakan hal yang krusial. Namun banyak diantara kita tidak mengetahuinya, mungkin sedikit yang menyepelekan atau bahkan tidak sadar ketika berbusana. Terlebih jika Anda adalah sebagai Pembicara, Marketer, Sales, Pebisnis, Trainer, Executive atau Bahkan Motivator. Berbusana dengan cerdas adalah...website pembelajar public speaking indonesia