combwh

Teman saya Sabariah, seorang guru, mengeluh tentang kepala sekolahnya, “Bapak itu bisanya cuman perintah dan marah-marah saja, sebenarnya dia itu nggak ngerti apa-apa”, katanya dengan nada kesal. Sepertinya bukan hanya Sabariah yang pernah mengatakan seperti itu, mungkin Anda juga pasti sudah banyak mendengar keluhan yang sama dari teman-teman Anda.

Memang, pada umumnya bos atau atasan cenderung berkomunikasi dengan anak buah dalam bentuk satu arah saja. Dalam memberikan informasi ataupun instruksi, para atasan kurang memperhatikan kondisi dan kebutuhan dari anak buahnya. Hal itu membuat anak buah tidak sungguh-sungguh mengerti apa yang dimaksudkan oleh atasannya. Akhirnya atasan kecewa dan marah-marah.

Apabila Anda mengharapkan anak buah Anda melakukan sesuai dengan yang Anda maksudkan, maka Anda harus mengkomunikasikannya dengan jelas. Berikut ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika berkomunikasi dengan anak buah :

Anda harus menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak buah. Sesuaikan bahasa Anda dengan tingkat pendidikan dan kebiasaan mereka. Anda bisa memberikan illustrasi, gambar ataupun contoh-contoh yang bisa membuat mereka semakin memahami maksud Anda. Berikan kesempatan bagi mereka untuk bertanya.

Tanyakan kembali apakah mereka sudah mengerti apa yang Anda sampaikan. Minta mereka menjelaskan apa yang sudah mereka pahami. Kalau belum sesuai, segera dibenarkan dan minta mereka menjelaskannya kembali. Berika pujian dan motivasi agar mereka melaksanakan instruksi Anda dengan baik. Bimbinglah mereka dalam melaksanakan pekerjaan yang Anda berikan.
Pemperhatikan dan berempatilah atas persoalan-persoalan yang mereka hadapi.

Kalau anak buah Anda sudah bekerja dengan baik, maka target-target yang Anda berikanpun akan tercapai. Dengan demikian Anda bisa bergerak lagi ke arah pencapaian yang lebih tinggi.

Ronny Siagian

Sumber: http://ronnysiagian.com/2013/07/31/berkomunikasi-dengan-bawahan/

Share Button
AdminProfessional CommunicationTeman saya Sabariah, seorang guru, mengeluh tentang kepala sekolahnya, “Bapak itu bisanya cuman perintah dan marah-marah saja, sebenarnya dia itu nggak ngerti apa-apa”, katanya dengan nada kesal. Sepertinya bukan hanya Sabariah yang pernah mengatakan seperti itu, mungkin Anda juga pasti sudah banyak mendengar keluhan yang sama dari teman-teman Anda. Memang,...website pembelajar public speaking indonesia