tarik pelanggan2

Terkadang, Anda bisa saja berada pada posisi dimana Anda harus menghadapi pelanggan atau customer yang memiliki sifat yang kasar dan pemarah.

Karena beberapa alasan yang bisa dibenarkan atau tidak sama sekali. Tapi karena bisnis Anda bersifat customer focus, maka Anda dituntuk untuk melayaninya dengan baik. Dalam kondisi tertentu Anda harus menghadapi pelanggan yang pemarah dan pelanggan yang merasa puas, tinggal Anda bagaimana menyikapi antara keduanya.

Berikut adalah tips agar Anda bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi, dan pelanggan Anda marah atau kecewa:

  • Tetap tenang

Ketika pelanggan Anda mulai berteriak dan bersikap kasar, maka jangan tanggapi dengan sikap yang sama. Bahkan, dengan jawaba yang mungkin akan meningkat kemarahan pelanggan. Anda harus bisa mengontrol diri, meski omelan pelanggan membuat Anda ikut-ikutan marah.

  • Jangan mudah tersinggung

Ingat, pelanggan tidak marah dengan Anda, mereka hanya sedang tidak senang dengan kinerja produk atau kualitas layanan yang Anda berikan. Diluar pekerjaan dan profesionalitas bisnis Anda dan customer adalah sahabat bukan.

  • Jadilah pendengar yang baik

Pelanggan yang marah adalah pelanggan yang ingin melampiaskan kekecewaannya. Pelanggan hanya butuh seorang pendengar yang baik untuk semua kekecewaan dan keluhannya, dan Anda adalah orang itu. Mendengarkan dengan sabar dapat meredakan situasi.

Ketika pelanggan selesai berbicara dan mengeluarkan semua unek-uneknya, rangkum apa yang Anda dengar dan ajukan pertanyaan untuk lebih memperjelas keluhan mereka. Bahasa tubuh dapat menjadi sangat penting di sini (jika customer berhadapan langsung), jaga kontak mata, berdiri atau duduk tegak, dan tunjukan seberapa dekat Anda memperhatikan masalah pelanggan.

  • Aktif bersimpati

Setelah mendengarkan semua keluhannya, pelanggan ingin Anda mengerti semua keluhannya. Tunjukkan rasa simpatik Anda kepada pelanggan, dan jawab semua pertanyaan pelanggan dengan bijak, bahkan jika Anda mampu memberikan solusi terhadap masalah pelanggan dengan baik pada saat itu juga. Jika tidak, mintalah kesediaan pelanggan untuk sabar menunggu dan biarkan Anda mencari solusi atas permasalahan Anda.

  • Bersedia meminta maaf

Salah atau tidak, pelanggan harus dilayani dengan bijak. Dan Anda butuh pelanggan Anda meski hanya satu pelanggan saja. Anda harus pandai memanfaatkan kemarahan mereka dengan kata maaf yang baik, hingga bisa meredam amarah pelanggan. Dan bisa menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan keinginannya.

Sumber: http://www.smartbisnis.co.id/beta/insight/implementasi-bisnis/7-cara-saat-berurusan-dengan-pelanggan-yang-marah

Share Button
AdminGeneral CommunicationNegotiation & Selling SkillsTerkadang, Anda bisa saja berada pada posisi dimana Anda harus menghadapi pelanggan atau customer yang memiliki sifat yang kasar dan pemarah. Karena beberapa alasan yang bisa dibenarkan atau tidak sama sekali. Tapi karena bisnis Anda bersifat customer focus, maka Anda dituntuk untuk melayaninya dengan baik. Dalam kondisi tertentu Anda harus...website pembelajar public speaking indonesia