Untitled Salah satu proses melamar pekerjaan yang paling ditakuti oleh kita adalah interview. Melalui interview atau wawancara kerja, para kandidat kerja akan dilihat secara pandangan pertama, baik dari cara ia berkomunikasi secara verbal maupun nonverbal. Ketenangan dan kemampuan menjawab pertanyaan-pertanyaan saat interview pastinya berkembang menjadi semakin baik seiring waktu dan bertambahnya pengalaman Anda.

Memenangkan hati pewawancara dan diingat adalah salah satu cara untuk mengamankan posisi Anda sebagai kandidat kuat lowongan kerja yang diincar. Jika Anda sedang menunggu menghadiri wawancara kerja, Anda pasti paham betapa nervous rasanya menanti hari itu tiba. Bayangkan harus bicara dan mengesankan seseorang yang baru pertama kali kamu temui, dengan taruhan karier serta masa depan. Agar wawancara dapat berjalan dengan lancar dan Anda disukai oleh Pewawancara, simak 5 tips berikut yang dikutip dari jobsdb dan cermati.com yang pasti bisa membantu Anda mendaptkan pekerjaan impian.

1. Ketepatan Waktu
Dengan hadir tepat waktu sesuai dengan yang dijadwalkan oleh pihak yang akan meng-interview, Anda sudah mendapatkan nilai plus. Lebih baik lagi jika Anda datang lebih cepat dari jam yang telah dijadwalkan. Dengan hadir sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, menunjukkan persiapan dan keseriusan dalam melamar sebuah pekerjaan. Bahkan lebih baik lagi jika Anda dapat hadir sedikit lebih awal guna mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan.

2. Pentingnya Kesan Pertama
Membangun kesan pertama sangatlah penting dan membangun kesan yang kuat saat pertama kali Anda bertemu pewawancara akan membuat Anda disukai dengan lebih mudah. Mulailah dengan cara berjabat tangan yang penuh percaya diri, jangan sampai jabat tanganmu terkesan lemah dan malas-malasan. Sapa pewawancara dengan senyum. Ini akan menunjukkan bahwa kamu senang bertemu pewawancara dan bersemangat melakukan wawancara. Perhatikan bahasa tubuhmu selama wawancara: duduk tegap, bicara sambil memandang mata pewawancara, dan matikan suara ponsel Nada selama wawancara kerja berlangsung.

3. Berusahalah Mengatasi Kegugupan Anda
Gugup saat wawancara kerja adalah hal yang wajar, namun jangan sampai kegugupan mengalahkan Anda dan melumpuhkan kemampuan Anda untuk berpikir jernih. Mayoritas pewawancara mengerti bahwa interview dapat membuat kandidat gugup. Jadi, santai seedikit dan tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan dirimu.

Agar tidak terlalu gugup, ada baiknya jika Anda melakukan riset kecil dan sedikit latihan bicara sebelum wawancara kerja, agar kamu dapat menjawab semua pertanyaan dengan baik. Jika telah paham sedikit banyak tentang perusahaan tersebut, posisi yang Anda lamar, atau sudah berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan standar, Anda akan mampu menjawab dengan lebih lancar. Jika mendapatkan pertanyaan yang sukar dijawab atau bahkan tidak tahu jawabannya, tetap tenang, diam sejenak, dan konfirmasi ulang pertanyaan tersebut kepada pewawancara. Ini akan memberi Anda cukup waktu untuk berpikir dan merespon dengan sesuai.

4. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Sesuai
Terdengarlah se professional mungkin yang Anda bisa. Hindari sebisa mungkin penggunaan kata-kata “gaul” atau yang berbau SARA. Dengan menggunakan bahasa yang sesuai konteksnya, kita akan memberikan kesan serius dan professional. Begitu pula dengan sebaliknya, jika Anda salah menggunakan konteks bahasa, hal ini bisa membuat pewawancara langsung memandang buruk Anda, walaupun Anda mungkin tidak serius ketika mengatakannya.

5. Dengar, Perhatikan, dan Respon
Hal yang paling membuat pewawancara kesal adalah ketika mereka harus mengulangi tiap pertanyaan karena kandidat tidak mendengarkan dengan baik. Ketika Anda melangkah masuk ke dalam ruang wawancara, jangan pikirkan yang lain. Fokuskan perhatianmu pada pewawancara. Jadi, dengar, perhatikan, dan berikan respon yang sesuai. Misalnya ketika pewawancara melucu, tertawalah. Ketika ia berbasa-basi, tanggapilah. Ini menandakan bahwa Anda benar-benar mendengarkan dan fokus.

6. Tetaplah Menjadi Diri Anda Sendiri
Jangan tegang, dan ingatlah bahwa Anda bisa menjalani semua tips ini tapi jangan lupa untuk tetap menjadi diri Anda sendiri ketika diwawancarai. Kita tidak mau perusahaan merekrut kita dengan sifat yang dibuat-buat, kan? Dengan bersifat apa adanya, kita tahu jika perusahaan menerima kita artinya kita memang sesuai dengan apa yang perusahaan tersebut perlukan.

Semoga berhasil!

Share Button
TrainerProfessional CommunicationSalah satu proses melamar pekerjaan yang paling ditakuti oleh kita adalah interview. Melalui interview atau wawancara kerja, para kandidat kerja akan dilihat secara pandangan pertama, baik dari cara ia berkomunikasi secara verbal maupun nonverbal. Ketenangan dan kemampuan menjawab pertanyaan-pertanyaan saat interview pastinya berkembang menjadi semakin baik seiring waktu...website pembelajar public speaking indonesia