Perilaku Adi (21) begitu viral di media sosial dan sangat menyita perhatian banyak orang. Adi begitu sangat emosional dengan menghancurkan motornya yang ditilang karena melanggar lalu lintas. Adi merusak motornya hingga tidak berbentuk alias tinggal rangka saja. Tak sampai disitu, Adi bahkan melanjutkan aksi dan meluapkan kemarahannya dengan membakar STNK nya.

Banyak pihak merasa prihatin dengan perilaku Adi. Tak terkecuali Pak Ari Ginanjar (Trainer ESQ) dan Pak Anthony Dio Martin (Pakar EQ) serta Pak Frans Budi Santika (Pakar Komunikasi) ikut memberikan komentar terkait ini. Bahkan Pa

k Ari Ginanjar melalui medsos menawarkan kepada Adi dan keluarganya untuk mengikuti pelatihan ESQ gratis alias tanpa di pungut biaya sepeserpun.

Saya pribadi berpendapat boleh jadi seseorang banyak menyimpan sampah emosi dalam dirinya. Sampah emosinya begitu banyak dan menumpuk. Sampah emosi itu bisa jadi akibat menyimpan kesedihan, kekhawatiran, sakit hati, ketakutan, kekecewaan, kekesalahan, amarah terpendam, keinginan yang tidak terwujud, iri, dengki, dihina, putus asa dsb.. Tumpukan sampah emosi yang tersimpan ini jika tidak dikeluarkan akan menumpuk dan hanya tinggal menunggu pemantiknya saja untuk kemudian meledak dalam bentuk amarah yang dasyat.

Permasalahannya adalah banyak banyak orang di luar sana tidak tahu bagaimana cara melepaskan tumpukan sampah emosinya. Apalagi bagi Adi yang masih sangat muda, merusak dan menghancurkan motornya adalah cara cepat dan efektif yang dipilih untuk melampiaskan emosinya.

Saya pribadi jauh sebelum mempelajari ilmu pengelolaan emosi adalah orang yang tidak mudah mengendalikan emosi. Walau tidak sedasyat dan seradikal Adi, saya mempunyai banyak pengalaman pelampiasan emosi yang tidak terkendali. Sekarang semua menjadi pelajaran berharga bagi saya.

Beruntung, pelampiasan atau pelepasan tumpukan emosi ketika saya remaja dan muda banyak saya ekspresikan dengan ikut berlatih bela diri. Di situlah saya berteriak dan bergerak hingga merasa lelah.

Lalu bagaimana jika Anda tidak ada kegiatan yang bisa melepaskan tumpukan emosi Anda ?

Jangan sampai seperti puncak gunung es di permukaan lautan. Hanya terlihat sedikit di permukaan namun sesungguhnya banyak menyimpan timbunan emosi di bawahnya.

Hati-hati dengan timbunan emosi Anda seperti kekecewaan, kekesalan, marah, iri dan dengki, cemburu, sakit hati, kekhawatiran dan ketakutan. Semua itu harus Anda lepaskan agar tidak menimbulkan rasa sakit di batin dan fisik Anda.

Berikut adalah tips melepaskan energi negatif yang saya kutip dan saya tambahkan dari sebuah jurnal “Emotion Journal International” ;

1. Ambil Nafas dalam-dalam dan buang perlahan-lahan lakukan meditasi ringan, bagi umat muslim tentunya bisa di bantu dengan berzikir.

2.Tulis Perasaanmu dalam buku harian, Terkadang orang bisa melepaskan emosi dengan cara menuliskan perasaannya. Tulis dalam buku harian lalu kunci atau beri password agar tidak dibaca orang.

3.Alihkan Emosi dan lakukan afirmasi positif, Teknik ini efektif di lakukan, katakan pada dirimu bahwa dirimu akan membuan

g emosi negatif tadi, semisal “Selamat tinggal rasa kesal, aku tidak mau kau tinggal dalam diriku aku hanya akan membiarkan rasa senang dan bahagia dalam diriku”

4.Olah Raga, berolah raga dan berkeringat di percaya dapat menghilangkan emosi, Martin, dalam sebuah study dari “”Rutgers University” menemukan bahwa kombinasi meditasi dan latihan aerobik dapat mengurangi depresi, ruminasi dan pikiran negatif.

5.Membanyangkan, ketika dirimu merasan panasnya emosi negatif, bayangkan seolah-olah anda berada di tempat yang dingin dan sejuk, asosiakan dan disosiakan seolah-olah kita berada dan melihat di suatu tempat yang sejuk dan tenang.

6.Berbicara dengan teman, bersilaturahmilah dengan sesama, berbicara dan berbincang dengan orang-orang yang positif, dan tetaplah selalu berada di lingkungan orang yang positif.

7. Senyum, Senyum dan katakan ‘hai’ atau ‘selamat pagi’ di percaya dapat menghilangkan emosi negatifmu.

8. Tidur….Tidurlah, mungkin anda lelah…hehehe, tidur tepat waktu dan dalam waktu yang pas dapat membuat tubuh dan pikiranmu segar kembali.

Selamat Mencoba, Semoga selalu positif dan dapat melepaskan emosi negatifmu….

“Never Let Your Emotions Overpower Your Intelligence……!

Salam Sukses dan Berdaya,

Didin S Winata
-Emotional Quality Management Pratitioner
-Trainer|Self Talk Motivator

 

Share Button