phpxilyy8_resized

Salah satu masalah yang sering dikeluhkan oleh banyak orang saat melakukan presentasi adalah bagaimana melibatkan audiens dalam presentasi. Karena sering kali terjadi presenter sudah mati-matian melakukan persiapan, sudah mati-matian berbicara tapi hasilnya audiens tidak memperhatikan dan tidak mempedulikan.

 

Jika ini terjadi bisa dipastikan pesan akan sulit sampai, audiens tidak paham dan tidak akan melakukan tindakan apa-apa atas apa yang presenter sarankan.

 

Karena itu, supaya Anda tidak mengalami hal yang sama, maka saran berikut ini bisa Anda lakukan.

 

1. Menggunakan Analogi

Analogi adalah suatu proses penalaran yang menurunkan suatu kesimpulan berdasarkan kesamaan aktual antara dua hal. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan konsep dan meninggalkan dampak dan kesan yang kuat dalam diri audiens.

 

Saya kasih contoh sederhana.

 

Misalnya Anda ingin memaparkan konsep tentang pentingnya keseimbangan antara potensi spiritual, potensi fisik, potensi emosional, dan potensi intelektual untuk meraih kesuksesan dalam hidup. Maka Analogi dari Raja Bambang Sutikno (dalam The Power of 4Q) tentang Pohon 4Q bisa Anda gunakan.

 

Anda bisa memaparkan bahwa empat potensi manusia itu ibarat seperti pohon buah. Di mana SQ diibaratkan akar, PQ diibaratkan batang pohon, EQ diibaratkan seperti daun dan IQ diibaratkan seperti buah.

 

Atau misalnya Anda ingin menjelaskan konsep komunikasi yang efektif, maka Anda bisa menggunakan permainan tenis sebagai sebagai analogi komunikasi yang efektif. Dan menggunakan permainan Golf sebagai analogi dari komunikasi yang tidak efektif.

 

Silakan Anda pikirkan analogi apa yang paling tepat untuk menggambarkan konsep Anda? Jika Anda bisa menemukannya, bisa memaparkan analogi tersebut dengan baik, maka audiens akan mudah memahami dan mengingat apa yang Anda sampaikan. Bahkan bisa jadi mereka akan ingat konsep Anda selama-lamanya.

 

2. Melakukan Demonstrasi

Jika presentasi Anda banyak memaparkan langkah-langkah teknis Anda bisa memikirkan cara ini. Ini akan memberikan pengalaman yang berbeda untuk audiens dari pada hanya sekedar mendengarkan Anda berbicara.

 

Andrew Dlugan dalam situs Six Minutes Dlugan menulis bahwa tujuan presentasi demonstrasi adalah untuk mengajarkan audiens bagaimana menyelesaikan tugas (atau proses). ” Dan untuk bisa berhasil melakukannya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

 

Pertama, mulailah dengan mengapa. Artinya tujuan Anda harus jelas lebih dulu.

 

Kedua, Berikan gambaran singkat dari seluruh proses. Ini untuk membantu memudahkan audiens melihat gambaran awal, dari langkah-langkah yang akan dilakukan.

 

Ketiga, Paparkan langkah demi langkah satu persatu secara urut. Jelaskan langkah-langkahnya dengan bahasa yang jelas dan runtut, supaya audiens mudah mengikuti proses yang Anda paparkan.

 

Keempat, Diskusikan.

 

Kelima, luangkan waktu untuk tanya jawab.

 

Keenam, ringkas sebentar

 

3. Ajak audiens melakukan aktivitas

Mengajak audiens melakukan aktivitas juga salah satu cara yang sangat direkomendasikan untuk membuat presentasi berdampak. Namun apapun aktivitas yang akan dilakukan audiens pastikan itu sudah menjadi bagian dari rencana Anda.

 

Saya kasih contoh sederhana.

 

Misalnya Anda seorang agen asuransi, Anda ingin mengajak audiens Anda melakukan aktivitas, maka cara berikut ini bisa Anda lakukan.

 

Beri audiens Anda selembar kertas dan minta mereka untuk menulis nama mereka di tengah. Kemudian mintalah mereka untuk menuliskan semua mimpi yang mereka punya untuk anak-anak mereka, keluarga mereka, mengelilingi nama mereka.

 

Setelah mereka selesai menulis semua impian mereka, kemudian ambil secarik kertas dari audiens Anda dan merobek nama mereka dari tengah kertas dan bertanya, ” Jika ini terjadi – misalnya Tuhan terlebih dulu mengambil Anda? Siapa yang akan memenuhi impian Anda untuk anak Anda”

 

Pertanyaan itu akan membuat audiens berpikir dan termotivasi untuk mengambil asuransi Anda. Jika itu bisa Anda sampaikan dengan kuat, maka itu akan memberikan dampak yang kuat untuk audiens Anda.

 

Untuk itu pikirkan aktivitas yang pas untuk presentasi Anda, kemudian sampaikan dengan kuat, percayalah ini akan memberikan dampak yang emosional untuk audiens Anda.

 

Demikianlah 3 Ide kreatif untuk membuat presentasi berdampak. Pahami, latih dan praktekkan dalam presentasi Anda. Dan buatlah presentasi Anda berikutnya berdampak, baik secara rasional maupun emosional.

Di salin Dari: http://www.ronapresentasi.com/3-ide-kreatif-untuk-membuat-presentasi-berdampak/

Share Button